Sabtu, 10 November 2012

DON'T LEAVE ME, PLEASE...

Kenapa kalian pergi? kenapa kalian meninggalkanku dalam kekosongan ini…

Aku mulai hampa.

Satu demi satu kalian menghilang, kalian jatuh berserakan. Berantakan. Kemana akar kalian menancap? Apakah pegangan kalian terhadapku kurang kuat, atau akukah yang kurang bisa menahan kalian untuk pergi? Haruskah aku menggunakan lem bermerek SUPER supaya kalian bertahan bersamaku?

Ahh, aku tidak mampu menemukan jawabannya. Aku tidak mau memaksa kalian untuk tetap disini menemaniku, jika kalian memang tidak menginginkannya. Tetapi aku ingin bersama kalian, sampai saatnya kita menua dan berubah warna. Harusnya kalian aku genggam erat, harusnya kalian aku tahan sekuat-kuatnya, harusnya aku tidak sebegitu mudahnya melepas kalian, ketika tiang-tiang itu menyapu kalian dari hidupku. Memaksa kalian untuk meninggalkanku.

Aku sedih, melihat kalian terhempas satu per satu, jatuh. Aku mulai merasa sepi. Aku rindu tingkah polah kalian yang menyemarakkan hari-hariku. Aku tidak mau kehilangan lagi. Hai, tuan, tolong beri aku nutrisi yang banyak ! Supaya lahan ini tidak gundul.

-Curahan hati kulit kepala saya yang mulai terancam botak karena rambut rontok parah.-



PERHATIAN : Stress tingkat tinggi bisa mengakibatkan kebotakan.

Nasi Pecel Bu Sumo

Yuk mari kuliner murah lagi. Kali ini selain murah juga sehat :D
Nasi pecel bu Sumo ! bukan sumo olahraga dari negeri Sakura itu ya..

Nasi pecel ini cukup legendaris di kota Semarang, bahkan sudah beberapa kali diliput di tivi. Nasi pecel ini menjadi salah satu makanan favorit bagi warga Semarang, sudah ada sejak tahun 1965. Apa yang membuat nasi pecel ini begitu special? Awalnya aku heran, nasi pecel kan ya cuma gitu-gitu aja..

Setelah begitu lama ingin mencicipi nasi pecel ini, hari ini akhirnya kesampaian juga. Warung ini berlokasi di jalan Kyai Saleh, Simpang Lima, Semarang. Warungnya cukup sederhana, tidak mewah, malah terkesan agak kotor. Warung kecil dengan meja dan kursi dari kayu, tetapi dari luar terlihat ramai banget oleh pengunjung.


Akupun masuk dan memesan satu piring nasi pecel. Satu porsi berisi nasi, sayur bayam, kacang panjang dan tauge yang disiram oleh sambel kacang. Lalu tersedia berbagai macam lauk, seperti telur ceplok, telur rebus, babat, tempe goreng, loenpia dan berbagai macam gorengan seperti bakwan, mendoan, dll.

Jumat, 09 November 2012

Dieng Plateau: Part I

Hallo world :D
Mau cerita liburan ke dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah minggu lalu. Yap, berawal dari sebuah situs jejaring sosial, aku membaca info tentang trip ke Dieng, dari backpackerindonesia.com. Yang ngadain event kebetulan temanku kerja di tempat sebelumnya, yang nyetir mobil juga mantan teman kerja, dan kebetulan lagi ternyata teman kerjaku di tempat kerja sekarang juga mendaftar di trip itu, ga jadi orang ilang ;D

Already pack my back !
Perjalanan dimulai di meeting point terminal Jombor Jogja. Dan karena ga update baca sms dari si penyelenggara, jadilah aku makhluk terakhir yang datang, jadi ga enak body ditungguin banyak orang *jitak kepala*. haha. Akhirnya kami berangkat menuju Dieng hari sabtu jam 9 pagi. Total peserta sekitar 20 orang, dari berbagai penjuru, ada yang dari Jogja, Sragen, Semarang, Bandung, Cilacap, Surabaya, Jakarta, dll. Senang berkenalan dengan kalian :D *jabat tangan satu-satu*.

Kami sampai di homestay Bu Djono di Dieng jam 1 siang, menurut Pak Didik (guide kami), homestay Bu Djono ini merupakan homestay pertama yang berdiri di Dieng, lalu mulailah menjamur homestay-homestay lain. Satu kamar diisi 6 orang.. aku satu kamar dengan mbak Sita, Nita, Ambar, Reni dan mbak Siti. Kamar yang heboh!



Setelah ishoma, perjalanan pertama kami di Dieng pun dimulai.

Senin, 05 November 2012

TWIVORTIARE

"Commitment is a funny thing, you know? It's almost like gettig a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep"

Ini adalah cerita lanjutan dari buku DIVORTIARE karya Ika Natassa. Kalau di Divortiare adalah cerita pasca perceraian antara si banker Alexandra dan heart surgeon Beno, di buku Twivortiare ini kedua tokoh tersebut balikan dan remarried :)
Baru dua kali ini aku baca buku bergaya MetroPop dan cerita tentang kehidupan pernikahan, but I think i'm falling in love with Ika Natassa, Alexandra and Beno ! Love their love-hate relationship, semoga mereka ga cerai lagi..