A few days ago, I and some friends of
Jogja English watched a movie titled The Terminal. The
movie was so funny and interesting, I thought that the movie is classified as a drama
comedy movie. Sometimes, we cried and laughed together in the middle of the movie because
of the dialog in the movie. The Terminal was a movie about a man named Victor Navorsky
who trapped in the New York airport because his passport and visa are rejected. His home
nation, Krakozhia was in war and revolution, so United States recognized
Krakozhia as not a country because it had no government. Mr. Navorsky could not
go out from the airport, he could not enter United States and could not come
back to Krakozhia, although he wanted go to New York City. Mr. Narvorsky could
not speak English; it made him found some difficulties to speak with the airport
officers. He got some difficulties to get foods for him because his food
voucher given by airport officer is gone. He felt so lonely and did not know what would he do. He returned vacant baggage trolleys
to the machine to get money to buy some foods. He trapped in the airport for a long
time (almost 9 months) and he started to learn to speak English. He lived in the airport, got some
friends and fell in love with a beautiful stewardess there. He got some
troubles because the head of the New York airport wanted dissipate him out off
the airport.
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Kamis, 31 Januari 2013
Selasa, 07 Februari 2012
Crazy Little Thing Called LOVE
Film-film Thailand sekarang tidak kalah bersaing denga film-film Korea atau Taiwan. Aku mau kasih tahu kalian tentang sebuah film yang pastinya recomended banget untuk ditonton, tadinya, aku heran dengan cerita teman-teman kos yang menonton film ini sampai berkali-kali saking bagusnya. Whata??
Masih ingatkah kalian kapan pertama kali jatuh cinta? Masa-masa dimana kalian melakukan apa saja untuk bisa menarik perhatian orang yang kalian sukai. Mulai dari menyukai hal-hal yang dia sukai, menjadi seseorang yang berbeda dari kepribadan kalian selama ini. Cinta memang aneh.
Selasa, 06 Desember 2011
Flipped
Film ini diadaptasi dari novel "Flipped" karya Wendelin Van Draanen.
Sejak hari pertama kedatangan Bryce Loski yang pindah rumah ke depan rumahnya, Julianna (Juli) Baker langsung jatuh hati pada pria kecil itu. Juli selalu membuntuti Bryce kemanapun dan Juli sangat suka mengendus bau rambut Bryce yang katanya mirip buah semangka. Tetapi, bagi Bryce, Juli adalah seorang penganggu dan penguntit. Bryce sangat terganggu akan kehadiran Juli di sektitar dirinya.
Sampai pada akhirnya cerita berlatar pada saat mereka berdua kelas 1 SMP.
Kamis, 18 Agustus 2011
My GirlFriend is Gumiho!
Makanya, jangan suka anti pada suatu hal. Akhirnya aku kemakan omongan sendiri, dulu aku suka meng-idih-idih-kan temen yang suka nonton film korea, sekarang aku kena batunyaa.
Yup, akhirnya.. aku harus mengakui (gentleladies) bahwa aku sekarang ikut teracuni sama drama korea. Oke, salah satu drama korea yang lagi hobi aku tonton setiap malam adalah "My girlfriend is Gumiho". Aku sendiri lupa, bagaimana film ini bisa ada di dalam leptopku, begitu aku tonton, ebuseeet, aku langsung jatuh cinta, duhh..
Sabtu, 06 Agustus 2011
Menonton bioskop yang berasa nonton layar tancep..
Lagi-lagi bersama bang Joko, sepertinya nama itu bakal sering muncul di dalam blog ini, soalnya aku belum menemukan teman hore-hore lagi selain dia, semoga aja saya cepat dipertemukan dengan teman lain yang bisa diajak hedon lagi.
Pulang kerja, kita turun dari mobil jemputan kantor di simpang 5, rencananya mau ngabuburit bareng. Tiba-tiba, bang joko mengajak saya untuk menonton film HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2 yang lagi heboh di kalangan pecinta film. Berjalan kakilah kita menuju bioskop Citra 21 yang memang lokasinya berada di simpang 5, di pusat kota Semarang.
Kali ini aku bukan bermaksud menceritakan synopsis si film harpot ini. Kalu kalian mau tahu critanya, ya nontonlah.. bayar dong.. enak saja mau tau critanya gratis.
Yang mau aku ceritakan adalah tentang bioskopnya, sumpah gila, ga oke banget. Bioskop ini hanya memiliki 4 studio. Begitu kita masuk pas mau nonton, jeng jeng jengg... bioskopnya kecil banget, eh, studionya maksudnya.. di dalam cuma ada sekitar 12 baris tempat duduk dengan kemiringan antar tempat duduk yang satu dengan tempat duduk di belakangnya yang landai banget, ngerti kan? Jadi kepala orang di depan kita masih bisa keliatan nyundul-nyundul.
Jumat, 24 Juni 2011
Limitless
Pemain : Bradley Cooper, Abbie Cornish, Robert De Niro
Sutradara : Neil Burger
Genre : Thriller
Katanya, manusia cuma bisa mengakses maksimal 20% dari total kemampuan otaknya. Nah, gimana kalau ada pil yang bisa membuat kita mengakses 100% kemampuan otak kita?
Edie Morra (Bradley Cooper) adalah seorang penulis buku, tetapi inspirasinya ga kunjung muncul dan si buku belum jadi satu katapun, hidupnya berantakan, ga punya duit, akhirnya ditinggalin pacar.
Dalam kondisi desperado, Eddie bertemu mantan adik iparnya, Vernon, mantan pengedar. Eddie dikasih pil yang bisa memungkinkannya untuk mengakses semua kapasitas otak, katanya sudah mendapat ijin dari DMA (BPOM lo versi kita), nama obat itu NZT-48. Awalnya Eddie ragu untuk meminumnya, tetapi toh hidupnya sudah berantakan, so, ditelanlah pil itu. Setelah 30 detik, Eddie berubah menjadi orang yang berbeda, menjadi lebih rapi, mampu mengingat dengan mudah semua memory di otaknya, dan berhasil menyelesaikan bukunya dalam satu hari.
Edie Morra (Bradley Cooper) adalah seorang penulis buku, tetapi inspirasinya ga kunjung muncul dan si buku belum jadi satu katapun, hidupnya berantakan, ga punya duit, akhirnya ditinggalin pacar.
Dalam kondisi desperado, Eddie bertemu mantan adik iparnya, Vernon, mantan pengedar. Eddie dikasih pil yang bisa memungkinkannya untuk mengakses semua kapasitas otak, katanya sudah mendapat ijin dari DMA (BPOM lo versi kita), nama obat itu NZT-48. Awalnya Eddie ragu untuk meminumnya, tetapi toh hidupnya sudah berantakan, so, ditelanlah pil itu. Setelah 30 detik, Eddie berubah menjadi orang yang berbeda, menjadi lebih rapi, mampu mengingat dengan mudah semua memory di otaknya, dan berhasil menyelesaikan bukunya dalam satu hari.
Minggu, 19 Juni 2011
Wedding Dress
Film ini bercerita tentang seorang single parent (Seo Go-eun) yang bekerja sebagai seorang designer wedding dress. Go eun memiliki seorang putri (Jang So-ra) yang masih sekolah di bangku SD. Karena kesibukan Go eun bekerja, So ra sudah terbiasa ditinggal ibunya sendiri, tumbuh menjadi gadis kecil yang mandiri dan sangat tertutup.Suatu hari, So ra berantem dengan teman sekelasnya, Go eun dipanggil ibu guru ke sekolah, dari situ Go eun tahu kalau putri kesayangannya itu ga memiliki teman di sekolah. So ra ga pernah masuk klub balet karena di situ ada musuhnya, padahal dulu So ra sangat menyukai balet.
Go eun sedih, di sisi lain sebenarnya Go eun sedang mengidap penyakit kanker lambung, hidupnya ga akan lama lagi. Go eun menyembunyikan penyakitnya ini dari So ra. Go eun memutuskan untuk cuti dari kerjanya agar bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan So ra.
So ra yang memperhatikan ibunya yang sering minum obat, menyadari kalau ibunya sedang sakit parah. Tetapi So ra gadis yang tegar, dia selalu tetap berusaha ceria di depan ibunya, walaupun akhirnya menangis diam-diam, So ra sangat menyayangi ibunya dan ga pengen ibunya sedih.
Jumat, 13 Mei 2011
Gnomeo and Juliet
Film ini bercerita tentang kisah cinta 2 kurcaci dari 2 kluarga yang berbeda, garis besar cerita di film ini hampir sama dengan kisah Romeo and Juliet karya William Shakespeare. Namun ending-nya yang berbeda, kalau di kisah Romeo and Juliet, sang tokoh pria mati karena meminum racun, kemudian tokoh wanitanya bunuh diri dengan belati, it's sad ending.. but in Gnomeo and Juliet, ending-nya dibuat berbeda, ini versi happy ending, di akhir film akhirnya kedua keluarga yang bermusuhan akhirnya berdamai, kedua tokoh utamanya pun akhirnya menikah :)
Langganan:
Postingan (Atom)




