Rabu, 14 November 2012

MIE ONGKLOK

Hayoo.. ada yang tahu ga apa itu mie ongklok?

Mie ongklok ini mie khas kota Wonosobo. Mie ini terdiri dari mie basah, sayuran (kol dan daun kucai) yang disiram kuah kental yang disebut loh. Kuahnya katanya terdiri dari dua macam, kuah pertama yaitu kuah kental yang terbuat dari saripati singkong, gula merah, ebi, dll. Kuah kedua yaitu bumbu kacang yang kental. Hmm, dasar aku penikmat makanan yang ber-sambel kacang, makanya pas tahu ada mie ongklok ini jadi exited banget :)

Di wonosobo, banyak warung makan yang menjual mie ongklok, tetapi salah satu yang enak adalah Mie Ongklok Bu Umi. Kita sampai warung makan ini jam 2 siang, dan mie ongkloknya sudah hampir habis, beuhh..

Selasa, 13 November 2012

Dieng Plateau: Part III

Perjalananku di dataran tinggi Dieng masih berlanjut..

6. Candi Arjuna
Candi Arjuna ini merupakan candi Hindu, bangunannya cukup kecil. Di samping candi Arjuna terdapat beberapa candi lainnya seperti candi Semar, candi Srikandi, candi Puntadewa dan candi Sembadra. Kelima candi tersebut berderet sejajar di tengah-tengah rerumputan hijau yang masih basah karena hujan semalam.. Udara pagi yang sejuk dan cuaca yang cerah, menambah indahnya candi-candii tersebut.


Sabtu, 10 November 2012

Dieng Plateau: Part II

Yang namanya pe-le-sir, ga di dataran tinggi ataupun di pantai, yang dicari kalau ga sunrise ya sunset. Mengejar matahari. Itulah tema perjalananku belakangan ini. Hello sunshine, i'm looking for you :)

Pengejaran matahari kali ini berlanjut ke objek wisata di Dieng, yaitu :

5. Bukit Sikunir
Ini adalah objek wisata tujuan utama aku pergi ke Dieng. Kabarnya, sunrise di bukit Sikunir ini merupakan yang terbaik ketiga di dunia. WOW banget kan !
Jam 03.00 pagi hari kami sudah harus bangun dan bersiap-siap untuk tracking di bukit Sikunir. Jam 04.00 kita berangkat dari homestay Bu Djono dengan mobil menuju kawasan bukit Sikunir. Setelah sholat subuh di masjid, kamipun memulai perjalanan dengan berjalan kaki, karena tentunya untuk mencapai puncak bukit ga bisa dilalui pake mobil, hehe..

Perjalanan naik menuju puncak bukit Sikunir cukup berat, karena jalannya yang belum begitu bagus, walaupun sudah ada jalan setapak dari tanah, namun tanahnya licin dan terjal. Harus memakai sepatu atau sandal gunung yang tidak licin, karena berbahaya dan banyak yang hampir terpeleset. Benar-benar melewati hutan, kiri kanan berupa pepohonan dan jurang yang terjam. Bahkan ada beberapa bagian jalan yang menurut kami kemiringannya mungkin 45 derajad.

DON'T LEAVE ME, PLEASE...

Kenapa kalian pergi? kenapa kalian meninggalkanku dalam kekosongan ini…

Aku mulai hampa.

Satu demi satu kalian menghilang, kalian jatuh berserakan. Berantakan. Kemana akar kalian menancap? Apakah pegangan kalian terhadapku kurang kuat, atau akukah yang kurang bisa menahan kalian untuk pergi? Haruskah aku menggunakan lem bermerek SUPER supaya kalian bertahan bersamaku?

Ahh, aku tidak mampu menemukan jawabannya. Aku tidak mau memaksa kalian untuk tetap disini menemaniku, jika kalian memang tidak menginginkannya. Tetapi aku ingin bersama kalian, sampai saatnya kita menua dan berubah warna. Harusnya kalian aku genggam erat, harusnya kalian aku tahan sekuat-kuatnya, harusnya aku tidak sebegitu mudahnya melepas kalian, ketika tiang-tiang itu menyapu kalian dari hidupku. Memaksa kalian untuk meninggalkanku.

Aku sedih, melihat kalian terhempas satu per satu, jatuh. Aku mulai merasa sepi. Aku rindu tingkah polah kalian yang menyemarakkan hari-hariku. Aku tidak mau kehilangan lagi. Hai, tuan, tolong beri aku nutrisi yang banyak ! Supaya lahan ini tidak gundul.

-Curahan hati kulit kepala saya yang mulai terancam botak karena rambut rontok parah.-



PERHATIAN : Stress tingkat tinggi bisa mengakibatkan kebotakan.