Minggu, 22 Juli 2012

Serafin Coffee and Patisserie, mencoba rainbow cake

Sebelumnya, aku mau membahas terlebih dahulu mengenai apa itu patisserie. Karena calon partner hidup alias pacarku yang berada di hutan belantara mempertanyakan arti istilah itu kepadaku. Dan tentunya aku yakin diantara kalian juga banyak yang tidak begitu tahu tentang patisserie.
Berhubung saat ini aku lagi belajar tentang pastry, aku membeli sebuah majalah yang di dalamnya membahas tentang pastry dan segala tetek bengeknya. Di situ, ada rubik pastrypedia, dan salah satunya menjelaskan tentang patisserie.

Patisserie di Perancis atau Belgia adalah sebuah toko kue yang hanya menjual secara khusus produk pastry dan produk yang manis. Aturan di kedua negara tersebut mengharuskan bahwa sebuah Patisserie dipimpin oleh Master Pastry Chef yang bersertifikat. Di Jepang dan Korea juga menggunakan kata Patisserie untuk menunjukkan sebuah toko pastry. (Bakery Magazine)

Dan, kali ini aku bersama Tasya, teman masa jahiliah, pergi untuk mengunjungi Serafin Coffee and Pattiserie yang berlokasi di Jl. Pakuningratan No. 40 Yogyakarta. Cafe ini terbilang masih baru, dan lagi nge-hitz di Jogja, buka dari jam 15.00-23.00 WIB. Jam 3 sore teng aku dan Tasya sampai disana dan sudah ada beberapa pengunjung yang sedang asik nongkrong menikmati cake. Cafe ini menjual berbagai macam cake dan pastry. Karena tujuan utama aku mengunjungi cafe ini adalah untuk berburu rainbow cake, jadi langsung saja aku memesan cake tersebut. Sedangkan Tasya memesan Lechy cupcake.


Rabu, 04 Juli 2012

MUSIRO Fusion Korean Food

Kalau pulang ke Jogja jangan lupa untuk berkuliner mencoba makanan baru  permisaaa.

Kali ini aku mencoba mengunjungi salah satu tempat makan yang menjual menu-menu masakan korea, tempat makan ini bernama MUSIRO Fusion Korean Food, berlokasi di Jl. Gejayan No.33 Sleman Yogyakarta. Menurut aku, lokasi rumah makan korea ini cukup strategis, berada di tengah-tengah butik-butik yang berjejer-jejer di sepanjang Jl. Gejayan, jadi habis muter-muter shopping tentunya kalian para cewek akan kelaparan, dan mata kalian tertuju pada tempat makan ini.

Selasa, 26 Juni 2012

Life Traveler


Perjalanan selalu memberikan kenangan tak terlupakan di setiap sudut ruang. Terlebih lagi untuk seseorang yang jeli menangkap pesan tersembunyi di balik setiap kejadian yang terjadi. Menangkap laku bisu interaksi manusia melalui isyarat gerak yang terkadang jauh lebih berbicara dibanding kata-kata dan memotret indahnya saat kita mau untuk sekadar…  lebih memahami…
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Cinta  adalah sebuah perjalanan yang tidak bisa ditempuh dalam satu atau dua hari. Tidak juga dalam sebulan atau satu tahun. Tak ada peta untuk menemukan tempat bernama cinta. Tak ada buku panduan traveling yang bisa menuntun kita kesana. Mana ada pula panduan menghemat bujet untuk tiba di sana.

Cinta adalah sebuah perjalanan panjang, ia tumbuh bersama waktu dan manusia. Dan ia, tak pernah benar-benar jauh. Selalu memeluk manusia dengan erat. Mengisi celah yang mungkin hanya sejengkal itu. memberi kita alasan untuk selalu pulang.

Love is a "place" that we keep visiting again. It annoys us to no end. And for something like this, we may call it "home".

Yes, love is a home for everyone. Indeed.


Windy Ariestanty
Life Traveler (hal. 117)
 

Museum Kereta Kraton Ngayogyakarta

Hei, tahukah kalian kalau di kota Yogyakarta terdapat sebuah museum kereta yang menyimpan kereta-kereta milik Kraton Ngayogyakarta?Museum kereta berlokasi tidak jauh dari Kraton Ngayogyakarta, lebih tepatnya di sebelah barat alun-alun utara. Kebetulan, aku memiliki seorang teman yang rumahnya di belakang Museum Kereta Kraton Ngayogyakarta ini. Dulu aku sering main ke rumah teman itu, tetapi belum pernah ada kesempatan untuk memasuki museum itu.

Siang itu, aku ingin main ke rumah temanku tersebut, lebih tepatnya janjian untuk menghadiri sebuah acara resepsi pernikahan teman kuliah. Karena yang bersangkutan, ehm, belum selesai bersolek, akhirnya aku memutuskan untuk memasuki museum itu sendiri.
Tiket masuk : Rp 3.000,-
Parkir motor : Rp 2.000,-
Cukup murah bukan? padahal temanku pernah bilang, kalau mau masuk museum kereta sama dia saja, nanti gratis. Tetapi ga masalah bayar, untuk biaya perawatan kereta :)